CSS Overflow
Mengatur kelebihan ukuran konten yang melanggar batas elemen induknya
kelebihan (OVERFLOW-Y)
kelebihan (OVERFLOW-X)
Atau sebaliknya : Pada saat suatu konten berukuran melebihi elemen induknya (parents element), seperti pada ilustrisi diatas.
Kenapa disebut overflow (kelebihan aliran) ?
Karena pada dasarnya halaman web berfungsi memuat informasi berupa teks. Dan teks memiliki arah baca dan juga arah dalam penulisannya baik dari arah kiri ke kanan atau sebaliknya.Arah baca / tulis inilah yang istilahkan sebagai aliran (flow), lebih tepatnya aliran teks. Dan ketika teks melampaui batas areanya disebut overflow atau aliran yang berlebih.
Istilah tersebut diterapkan untuk semua jenis elemen HTML dan dimasukkan sebagai salah satu properti CSS yang berfungsi untuk mengatur / menentukan bagaimana kelebihan elemen tersebut harus ditampilkan.
Properti CSS - overflow
Berdasarkan ilustrasi diatas, overflow (arah aliran) ada kesamping (horisontal) dan ke bawah (vertikal), maka:Properti overflow mencakup 2 arah aliran :
1. Vertikal = overflow-x
2. Horisontal = overflow-y
Berikut ini nilai properti (value) yang mendeklarasikan tindakan terhadap overflow :
2. hidden : Disembunyikan.
3. scroll : Dapat digeser.
4. auto : Ditentukan oleh browser.
Properti dasar (default) semua elemen HTML adalah visible.
Sehingga ketika terdapat elemen dengan overflow, maka secara default kelebihan tersebut akan ditampilkan seperti contoh dibawah ini.
Menyembunyikan kelebihan ukuran konten.
PERHATIKAN :Sehingga hasilnya seperti diatas, tidak bisa digeser dan kelebihannya tidak terlihat.
Dibawah ini contoh dengan menerapkan scroll pada nilai properti overflow-nya.
overflow-x
overflow-y
overflow-x & overflow-y
Komentar
Posting Komentar